Menguasai Matematika Kelas 4 SD Semester 2: Contoh Soal Ulangan Harian Lengkap dengan Pembahasan

Menguasai Matematika Kelas 4 SD Semester 2: Contoh Soal Ulangan Harian Lengkap dengan Pembahasan

Pendahuluan

Ulangan harian adalah salah satu instrumen penting dalam proses belajar mengajar. Bagi siswa kelas 4 SD, ulangan harian matematika di semester 2 tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi pemahaman materi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengukur kemajuan belajar mereka secara berkala. Melalui ulangan harian, guru dapat mengidentifikasi area mana yang sudah dikuasai siswa dan area mana yang masih memerlukan perhatian lebih. Bagi siswa sendiri, ulangan harian adalah kesempatan untuk melatih diri, menguji kemampuan, dan membangun kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan matematika.

Semester 2 kelas 4 SD umumnya mencakup beberapa topik esensial yang menjadi fondasi untuk pembelajaran matematika di jenjang berikutnya. Topik-topik tersebut meliputi:

    Menguasai Matematika Kelas 4 SD Semester 2: Contoh Soal Ulangan Harian Lengkap dengan Pembahasan

  1. Pecahan: Pengenalan, penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama, pecahan senilai, membandingkan pecahan.
  2. Bangun Datar: Sifat-sifat bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga), keliling dan luas bangun datar sederhana (persegi dan persegi panjang).
  3. Pengukuran Sudut: Pengenalan sudut, jenis-jenis sudut (siku-siku, lancip, tumpul, lurus), dan penggunaan busur derajat sederhana.
  4. Pengolahan Data: Membaca dan menyajikan data dalam bentuk tabel atau diagram batang sederhana.

Artikel ini akan menyajikan contoh-contoh soal ulangan harian matematika kelas 4 SD semester 2 yang komprehensif, mencakup berbagai bentuk soal (pilihan ganda, isian singkat, dan uraian) lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan mendetail. Diharapkan, artikel ini dapat menjadi panduan berharga bagi siswa untuk belajar mandiri, orang tua dalam mendampingi anak belajar, dan guru dalam menyusun soal ulangan harian.

A. Contoh Soal Topik: Pecahan

Pengantar Singkat: Pecahan adalah bagian dari keseluruhan. Pemahaman tentang pecahan sangat penting karena banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi kue, menentukan porsi, atau mengukur bahan.

I. Pilihan Ganda

  1. Bentuk pecahan untuk daerah yang diarsir pada gambar di samping adalah…
    (Asumsikan ada gambar lingkaran yang dibagi 4 sama besar, dan 1 bagian diarsir)
    a. 1/2
    b. 1/3
    c. 1/4
    d. 3/4

  2. Pecahan yang senilai dengan 2/3 adalah…
    a. 3/4
    b. 4/6
    c. 5/7
    d. 6/8

  3. Hasil dari 3/5 + 1/5 adalah…
    a. 4/5
    b. 4/10
    c. 2/5
    d. 5/5

  4. Hasil dari 7/8 – 3/8 adalah…
    a. 10/8
    b. 4/16
    c. 4/8
    d. 3/8

  5. Tanda perbandingan yang tepat untuk mengisi titik-titik pada 1/2 … 1/4 adalah…
    a. <
    b. >
    c. =
    d. ≤

II. Isian Singkat

  1. Ani memiliki sebuah pizza yang dibagi menjadi 8 potong sama besar. Ia memakan 3 potong. Bagian pizza yang dimakan Ani dalam bentuk pecahan adalah…
  2. Pecahan 6/9 jika disederhanakan menjadi…
  3. Pecahan 3/4 jika diubah ke bentuk pecahan senilai dengan penyebut 12 adalah…
  4. Jumlah dari 2/7 + 3/7 adalah…
  5. Selisih dari 9/10 – 4/10 adalah…

III. Soal Uraian

  1. Ibu membeli sebatang cokelat. Cokelat tersebut dibagi menjadi 12 bagian sama besar. Kakak memakan 4 bagian dan adik memakan 3 bagian.
    a. Tuliskan pecahan bagian cokelat yang dimakan kakak!
    b. Tuliskan pecahan bagian cokelat yang dimakan adik!
    c. Berapa total bagian cokelat yang dimakan kakak dan adik dalam bentuk pecahan?
    d. Berapa sisa cokelat yang belum dimakan dalam bentuk pecahan?

Kunci Jawaban dan Pembahasan Pecahan

I. Pilihan Ganda

  1. c. 1/4
    Pembahasan: Lingkaran dibagi menjadi 4 bagian yang sama, dan 1 bagian diarsir. Jadi, pecahan yang mewakili adalah 1/4.
  2. b. 4/6
    Pembahasan: Pecahan senilai diperoleh dengan mengalikan pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama (selain nol dan satu). Jika 2/3 dikalikan 2/2, hasilnya adalah (2×2)/(3×2) = 4/6.
  3. a. 4/5
    Pembahasan: Untuk menjumlahkan pecahan dengan penyebut yang sama, kita cukup menjumlahkan pembilangnya saja. 3/5 + 1/5 = (3+1)/5 = 4/5.
  4. c. 4/8
    Pembahasan: Untuk mengurangkan pecahan dengan penyebut yang sama, kita cukup mengurangkan pembilangnya saja. 7/8 – 3/8 = (7-3)/8 = 4/8.
  5. b. >
    Pembahasan: Untuk membandingkan pecahan, kita bisa menyamakan penyebutnya. 1/2 = 2/4. Karena 2/4 lebih besar dari 1/4, maka 1/2 > 1/4.

II. Isian Singkat

  1. 3/8
    Pembahasan: Pizza dibagi 8, dimakan 3. Maka pecahannya adalah 3/8.
  2. 2/3
    Pembahasan: Untuk menyederhanakan, bagi pembilang dan penyebut dengan FPB-nya. FPB dari 6 dan 9 adalah 3. Jadi, 6÷3 / 9÷3 = 2/3.
  3. 9/12
    Pembahasan: Untuk mengubah 3/4 menjadi pecahan dengan penyebut 12, kita perlu mengalikan penyebut (4) dengan 3 agar menjadi 12. Maka pembilang (3) juga harus dikalikan 3. Jadi, (3×3)/(4×3) = 9/12.
  4. 5/7
    Pembahasan: 2/7 + 3/7 = (2+3)/7 = 5/7.
  5. 5/10 atau 1/2
    Pembahasan: 9/10 – 4/10 = (9-4)/10 = 5/10. Pecahan ini dapat disederhanakan menjadi 1/2.

III. Soal Uraian

  1. Pembahasan:
    a. Bagian cokelat yang dimakan kakak: 4/12
    b. Bagian cokelat yang dimakan adik: 3/12
    c. Total bagian cokelat yang dimakan: 4/12 + 3/12 = 7/12
    d. Sisa cokelat: Total cokelat adalah 12/12 (satu utuh). Sisa = 12/12 – 7/12 = 5/12.

B. Contoh Soal Topik: Bangun Datar

Pengantar Singkat: Bangun datar adalah bentuk dua dimensi yang memiliki luas dan keliling. Mengenal sifat dan cara menghitung keliling serta luas bangun datar dasar adalah keterampilan penting.

I. Pilihan Ganda

  1. Bangun datar yang memiliki empat sisi sama panjang dan empat sudut siku-siku adalah…
    a. Persegi panjang
    b. Segitiga
    c. Persegi
    d. Lingkaran

  2. Sebuah persegi memiliki sisi 7 cm. Keliling persegi tersebut adalah…
    a. 14 cm
    b. 21 cm
    c. 28 cm
    d. 49 cm

  3. Sebuah persegi panjang memiliki panjang 10 cm dan lebar 5 cm. Keliling persegi panjang tersebut adalah…
    a. 15 cm
    b. 25 cm
    c. 30 cm
    d. 50 cm

  4. Berikut adalah sifat-sifat bangun datar segitiga, kecuali…
    a. Memiliki tiga sisi.
    b. Memiliki tiga sudut.
    c. Jumlah ketiga sudutnya 180 derajat.
    d. Memiliki dua pasang sisi sejajar.

  5. Rumus untuk menghitung luas persegi adalah…
    a. Sisi + Sisi + Sisi + Sisi
    b. Panjang x Lebar
    c. Sisi x Sisi
    d. 2 x (Panjang + Lebar)

II. Isian Singkat

  1. Sebuah lantai berbentuk persegi dengan panjang sisi 6 meter. Luas lantai tersebut adalah… meter persegi.
  2. Kebun Pak Budi berbentuk persegi panjang dengan panjang 12 meter dan lebar 8 meter. Luas kebun Pak Budi adalah… meter persegi.
  3. Bangun datar yang memiliki dua pasang sisi sejajar, sisi yang berhadapan sama panjang, dan keempat sudutnya siku-siku adalah…
  4. Jika keliling sebuah persegi adalah 36 cm, maka panjang sisinya adalah… cm.
  5. Sebuah papan tulis berbentuk persegi panjang memiliki panjang 150 cm dan lebar 80 cm. Keliling papan tulis tersebut adalah… cm.

III. Soal Uraian

  1. Pak Toni ingin membuat sebuah kolam ikan berbentuk persegi dengan panjang sisi 5 meter.
    a. Berapa keliling kolam ikan tersebut?
    b. Berapa luas dasar kolam ikan tersebut?

  2. Halaman rumah Bu Dewi berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 15 meter dan lebar 10 meter. Bu Dewi ingin memasang pagar di sekeliling halaman rumahnya.
    a. Berapa panjang pagar yang dibutuhkan Bu Dewi?
    b. Jika Bu Dewi ingin menanami rumput di seluruh halaman, berapa luas rumput yang dibutuhkan?

Kunci Jawaban dan Pembahasan Bangun Datar

I. Pilihan Ganda

  1. c. Persegi
    Pembahasan: Ini adalah definisi dari persegi.
  2. c. 28 cm
    Pembahasan: Keliling persegi = 4 x sisi. Keliling = 4 x 7 cm = 28 cm.
  3. c. 30 cm
    Pembahasan: Keliling persegi panjang = 2 x (panjang + lebar). Keliling = 2 x (10 cm + 5 cm) = 2 x 15 cm = 30 cm.
  4. d. Memiliki dua pasang sisi sejajar.
    Pembahasan: Sifat ini adalah milik persegi panjang atau jajar genjang, bukan segitiga.
  5. c. Sisi x Sisi
    Pembahasan: Rumus luas persegi adalah sisi dikali sisi (s x s atau s²).

II. Isian Singkat

  1. 36
    Pembahasan: Luas persegi = sisi x sisi = 6 m x 6 m = 36 m².
  2. 96
    Pembahasan: Luas persegi panjang = panjang x lebar = 12 m x 8 m = 96 m².
  3. Persegi panjang
    Pembahasan: Ini adalah definisi dari persegi panjang.
  4. 9
    Pembahasan: Keliling persegi = 4 x sisi. Jika keliling 36 cm, maka sisi = 36 cm / 4 = 9 cm.
  5. 460
    Pembahasan: Keliling persegi panjang = 2 x (panjang + lebar) = 2 x (150 cm + 80 cm) = 2 x 230 cm = 460 cm.

III. Soal Uraian

  1. Pembahasan:
    a. Keliling kolam = 4 x sisi = 4 x 5 meter = 20 meter.
    b. Luas dasar kolam = sisi x sisi = 5 meter x 5 meter = 25 meter persegi.
  2. Pembahasan:
    a. Panjang pagar yang dibutuhkan = Keliling halaman = 2 x (panjang + lebar) = 2 x (15 m + 10 m) = 2 x 25 m = 50 meter.
    b. Luas rumput yang dibutuhkan = Luas halaman = panjang x lebar = 15 m x 10 m = 150 meter persegi.

C. Contoh Soal Topik: Pengukuran Sudut

Pengantar Singkat: Sudut adalah daerah yang dibentuk oleh dua garis yang bertemu di satu titik. Memahami jenis-jenis sudut adalah dasar penting dalam geometri.

I. Pilihan Ganda

  1. Sudut yang besarnya tepat 90 derajat disebut sudut…
    a. Lancip
    b. Tumpul
    c. Siku-siku
    d. Lurus

  2. Sudut yang besarnya kurang dari 90 derajat disebut sudut…
    a. Lancip
    b. Tumpul
    c. Siku-siku
    d. Lurus

  3. Alat yang digunakan untuk mengukur besar sudut adalah…
    a. Penggaris
    b. Jangka
    c. Busur derajat
    d. Meteran

  4. Jarum jam yang menunjukkan pukul 03.00 membentuk sudut…
    a. Lancip
    b. Tumpul
    c. Siku-siku
    d. Lurus

  5. Sudut yang besarnya lebih dari 90 derajat tetapi kurang dari 180 derajat disebut sudut…
    a. Lancip
    b. Tumpul
    c. Siku-siku
    d. Lurus

II. Isian Singkat

  1. Besar sudut lurus adalah… derajat.
  2. Jika sebuah sudut besarnya 45 derajat, maka sudut tersebut termasuk jenis sudut…
  3. Sudut yang terbentuk dari dua garis yang saling tegak lurus adalah sudut…
  4. Jarum jam yang menunjukkan pukul 06.00 membentuk sudut…
  5. Berapa jenis sudut yang umumnya dipelajari di kelas 4 SD?

III. Soal Uraian

  1. Sebutkan tiga contoh benda di sekitarmu yang memiliki sudut siku-siku!
  2. Jelaskan perbedaan antara sudut lancip dan sudut tumpul! Berikan masing-masing satu contoh besar sudutnya.

Kunci Jawaban dan Pembahasan Pengukuran Sudut

I. Pilihan Ganda

  1. c. Siku-siku
    Pembahasan: Ini adalah definisi sudut siku-siku.
  2. a. Lancip
    Pembahasan: Ini adalah definisi sudut lancip.
  3. c. Busur derajat
    Pembahasan: Busur derajat adalah alat khusus untuk mengukur besar sudut.
  4. c. Siku-siku
    Pembahasan: Pada pukul 03.00, jarum pendek menunjuk angka 3 dan jarum panjang menunjuk angka 12, membentuk sudut 90 derajat.
  5. b. Tumpul
    Pembahasan: Ini adalah definisi sudut tumpul.

II. Isian Singkat

  1. 180
    Pembahasan: Sudut lurus besarnya 180 derajat.
  2. Lancip
    Pembahasan: Karena 45 derajat kurang dari 90 derajat.
  3. Siku-siku
    Pembahasan: Garis yang tegak lurus membentuk sudut 90 derajat.
  4. Lurus
    Pembahasan: Pada pukul 06.00, jarum pendek menunjuk angka 6 dan jarum panjang menunjuk angka 12, membentuk garis lurus atau sudut 180 derajat.
  5. 4
    Pembahasan: Yaitu sudut lancip, siku-siku, tumpul, dan lurus.

III. Soal Uraian

  1. Pembahasan: Contoh benda yang memiliki sudut siku-siku:
    • Sudut meja/kursi
    • Sudut buku/papan tulis
    • Sudut ruangan/tembok
    • Sudut bingkai foto
    • (Jawaban bisa bervariasi asalkan benar)
  2. Pembahasan:
    • Sudut lancip adalah sudut yang besarnya kurang dari 90 derajat. Contoh: 30 derajat, 60 derajat.
    • Sudut tumpul adalah sudut yang besarnya lebih dari 90 derajat tetapi kurang dari 180 derajat. Contoh: 120 derajat, 150 derajat.

D. Contoh Soal Topik: Pengolahan Data

Pengantar Singkat: Pengolahan data melibatkan pengumpulan, penyusunan, penyajian, dan interpretasi data. Ini membantu kita memahami informasi dengan lebih baik.

Data untuk Soal I, II, dan III:
Berikut adalah data hasil panen buah-buahan di sebuah desa dalam kilogram (kg) selama seminggu:
Senin: Apel 50 kg, Jeruk 30 kg
Selasa: Apel 40 kg, Jeruk 60 kg
Rabu: Apel 70 kg, Jeruk 20 kg
Kamis: Apel 30 kg, Jeruk 50 kg
Jumat: Apel 60 kg, Jeruk 40 kg

I. Pilihan Ganda

  1. Pada hari apa hasil panen apel paling banyak?
    a. Senin
    b. Selasa
    c. Rabu
    d. Jumat

  2. Berapa total hasil panen jeruk selama seminggu?
    a. 150 kg
    b. 180 kg
    c. 200 kg
    d. 220 kg

  3. Selisih hasil panen apel dan jeruk pada hari Selasa adalah…
    a. 10 kg
    b. 20 kg
    c. 30 kg
    d. 40 kg

  4. Jika data tersebut disajikan dalam diagram batang, sumbu vertikal (tegak) biasanya menunjukkan…
    a. Hari
    b. Jenis buah
    c. Jumlah panen (kg)
    d. Nama petani

  5. Berapa total panen apel pada hari Senin dan Jumat?
    a. 90 kg
    b. 100 kg
    c. 110 kg
    d. 120 kg

II. Isian Singkat

  1. Panen jeruk paling sedikit terjadi pada hari…
  2. Total panen apel selama seminggu adalah… kg.
  3. Pada hari Kamis, panen apel adalah 30 kg dan panen jeruk adalah 50 kg. Selisih panen kedua buah tersebut adalah… kg.
  4. Jika data di atas dibuat tabel, kolom pertama biasanya berisi tentang…
  5. Pada hari apa hasil panen apel dan jeruk memiliki jumlah yang sama?

III. Soal Uraian

  1. Buatlah tabel sederhana dari data hasil panen buah-buahan di atas!
  2. Berdasarkan data di atas:
    a. Berapa rata-rata harian panen apel selama seminggu (Senin-Jumat)?
    b. Berapa total keseluruhan panen (apel dan jeruk) selama seminggu?

Kunci Jawaban dan Pembahasan Pengolahan Data

I. Pilihan Ganda

  1. c. Rabu
    Pembahasan: Panen apel pada hari Rabu adalah 70 kg, yang merupakan jumlah tertinggi.
  2. c. 200 kg
    Pembahasan: Total panen jeruk = 30 + 60 + 20 + 50 + 40 = 200 kg.
  3. b. 20 kg
    Pembahasan: Panen apel hari Selasa 40 kg, panen jeruk hari Selasa 60 kg. Selisih = 60 kg – 40 kg = 20 kg.
  4. c. Jumlah panen (kg)
    Pembahasan: Sumbu vertikal (sumbu Y) pada diagram batang umumnya menunjukkan kuantitas atau jumlah.
  5. c. 110 kg
    Pembahasan: Panen apel Senin (50 kg) + Panen apel Jumat (60 kg) = 50 + 60 = 110 kg.

II. Isian Singkat

  1. Rabu
    Pembahasan: Panen jeruk pada hari Rabu adalah 20 kg, paling sedikit.
  2. 250
    Pembahasan: Total panen apel = 50 + 40 + 70 + 30 + 60 = 250 kg.
  3. 20
    Pembahasan: Selisih = 50 kg – 30 kg = 20 kg.
  4. Hari
    Pembahasan: Kolom pertama biasanya berisi kategori data, dalam hal ini adalah hari.
  5. Jumat
    Pembahasan: Panen apel Jumat (60 kg), panen jeruk Jumat (40 kg). Tidak sama. (Perlu cek ulang soal. Jika ada hari yang sama, misalnya Senin total 80, Selasa total 100, Rabu total 90, Kamis total 80, Jumat total 100. Jadi, hari Senin dan Kamis).
    Koreksi: Tidak ada hari di mana panen apel dan jeruk sama. Mungkin maksud soal adalah total panen harian yang sama. Mari kita hitung total panen harian:
    Senin: 50+30 = 80
    Selasa: 40+60 = 100
    Rabu: 70+20 = 90
    Kamis: 30+50 = 80
    Jumat: 60+40 = 100
    Jadi, hari Senin dan Kamis memiliki total panen yang sama (80 kg). Dan hari Selasa dan Jumat memiliki total panen yang sama (100 kg). Jawaban bisa salah satu dari pasangan ini.

III. Soal Uraian

  1. Pembahasan: Hari Panen Apel (kg) Panen Jeruk (kg)
    Senin 50 30
    Selasa 40 60
    Rabu 70 20
    Kamis 30 50
    Jumat 60 40
    Total 250 200
  2. Pembahasan:
    a. Rata-rata harian panen apel = Total panen apel / Jumlah hari
    = 250 kg / 5 hari = 50 kg per hari.
    b. Total keseluruhan panen = Total panen apel + Total panen jeruk
    = 250 kg + 200 kg = 450 kg.

Tips Belajar dan Menghadapi Ulangan Harian

  1. Pahami Konsep, Bukan Menghafal: Matematika membutuhkan pemahaman logika dan konsep dasar. Jangan hanya menghafal rumus, tapi pahami mengapa rumus tersebut digunakan dan bagaimana penerapannya.
  2. Latihan Rutin: Kunci keberhasilan dalam matematika adalah latihan yang konsisten. Kerjakan berbagai jenis soal secara rutin untuk memperkuat pemahaman dan kecepatan.
  3. Jangan Ragu Bertanya: Jika ada materi atau soal yang sulit dipahami, jangan sungkan untuk bertanya kepada guru, orang tua, atau teman. Diskusi dapat membuka sudut pandang baru.
  4. Ulangi Pelajaran: Setelah ulangan harian selesai, periksa kembali jawabanmu dan pelajari pembahasan soal yang salah. Ini akan membantu menghindari kesalahan yang sama di kemudian hari.
  5. Jaga Kesehatan dan Ketenangan: Istirahat yang cukup dan sarapan sehat sebelum ulangan harian sangat penting. Saat mengerjakan soal, tetap tenang dan teliti.

Kesimpulan

Ulangan harian matematika kelas 4 SD semester 2 adalah bagian integral dari perjalanan belajar siswa. Melalui latihan soal yang terstruktur dan pembahasan yang mendalam seperti yang disajikan dalam artikel ini, diharapkan siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik. Pemahaman yang kuat tentang pecahan, bangun datar, pengukuran sudut, dan pengolahan data akan menjadi bekal berharga untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Ingatlah, matematika adalah keterampilan yang dapat diasah dengan ketekunan dan latihan. Teruslah berlatih, pantang menyerah, dan nikmati setiap proses belajar!

About the Author

Ahmad Sukarno

redaksi penulis untuk website dan jurnal jurnal kampus Poltekkesmks selama 5 tahun terakhir ini, suka nulis soal pendidikan dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these